Tampilkan postingan dengan label Tips Parenting. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Parenting. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 April 2014

Ketuk Pintu dulu ya Nak....

Bunda, mengajarkan anak - anak kita yang masih polos tentang perilaku sopan santun dalam islam tentu gampang - gampang susah kan ? Yuk bunda, kenali anak - anak kita untuk mengenali kapan waktu yang tepat untuk masuk ke kamar orang tua dengan mengetuk pintu terlebih dahulu. mengapa harus mengetuk pintu terlebih dahulu bunda? Ingin tahu lebih lanjut ? Ikuti terus artikel kami ya bunda....

"Hai orang-orang yang beriman, hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki, dan orang-orang yang belum balig di antara kamu, meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) yaitu: sebelum sembahyang subuh, ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isya'. (Itulah) tiga 'aurat bagi kamu. Tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Mereka melayani kamu, sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain). Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." (QS. An - Nur : 58)



nah bunda, surat diatas menunjukkan bagaimana Islam sangat menjaga hal - hal kecil anak - anak yang belum baligh mengetuk pintu kamar orang tua dan tidak semena - mena masuk ke kamar orang tua tanpa ijin keduanya.
Mengetok kamar orang tua sangat dianjurkan bagi anak - anak agar mampu belajar bagaimana adab sopan santun yang baik, agar pembelajaran tersebut dapat diingat bagi anak cucu nya kelak.

Semoga ilmu nya bermanfaat ya bundaaa...........

Senin, 07 April 2014

Momen Makan Bersama Anak


Bunda, makan bersama keluarga pasti menjadi salah satu momen yang paling ditunggu – tunggu bukan ? Untuk anak yang masih balita dan masih dalam tahap belajar makan sendiri bisa jadi agak merepotkan Bunda. Rasa ingin tahu yang tinggi dan tingkah unik anak akan membuat ‘heboh’ acara makan bersama.
Mulai dari mengetukkan garpu dan sendok pada piring, mengambil makanan yang jauh dari jangkauan,atau kebiasaan  buruk lainnya saat anak - anak kita menyantap makanan. 
Pasti sedikit banyak menuntut kesabaran lebih, ya bunda? Padahal momen makan bersama sangat dinanti - nanti bagi keluarga.

Tidak perlu bingung mengatasi situasi di atas, bunda. Karena memang, anak masih butuh bimbingan dan contoh yang baik dari orang dewasa di sekitarnya, terutama ayah ibunya. Hal - hal yang perlu kita lakukan hanyalah menemani anak makan dan menasehatinya dengan baik dan lemah lembut. 

Sebagaimana yang Rasulullah SAW  lakukan ketika menemani anak makan. Perilaku anak - anak pun juga beliau perhatikan. Jikapun ada kesalahan yang anak - anak lakukan, Rasulullah meluruskan kesalahan tersebut dengan cara yang mengesankan. Subhanallah...

Semoga kita senantiasa dapat meniru akhlaq Rasulullah dan meneladani sikap beliau dalam mengajarkan kebaikan serta dapat kita ajarkan kepada anak cucu kita kelak.



Dalam Hadistnya, Rasulullah juga bersabda mengenai tata cara makan yang baik bagi anak - anak. Umar bin Salamah ra. berkata, "Ketika masih anak - anak, aku pernah dipangku Rasulullah saw., tanganku melayag ke arah sebuah nampan berisi makanan. Rasulullah saw. berkata kepadaku,'Nak, bacalah bismillah, lalu makanlah dengan tangan kanan dan ambillah makanan yang terdekat denganmu!' Maka seperti itulah cara makanku seterusnya" (HR. Bukhari dan Muslim)

Selain itu bunda, dalam kesempatan lain Rasulullah bersabda, "Mendekatlah nak! Bacalah bismillah, makanlah dengan tangan kanan dan ambillah yang terdekat" (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

Subhanallah bunda, betapa momen makan bersama anak - anak adalah sebuah momen yang sangat indah apabila kita mampu bertutur dan menasehati dengan perkataan yang lembut dalam meluruskan kesalahan saat makan bersama. 

Betapa Islam sangat menjaga hal - hal yang saat ini sangat dilupakan banyak orang yaitu makan bersama dengan tata cara yang sangat indah seperti yang Rasulullah saw ajarkan kepada kita, umatnya. 

Kunjungi Sosial Media RAFFClothing di :
 Official Website :

Senin, 09 April 2012

Anak dengan TipeVisual

TipeVisual , Salah satu indera yg mendominasi utk mnyerap informasi dr luar. Ada yg terdominasi indera penglihatannya sbg alat utk menyerap informasi yg disebut tipe visual. Ada yg terdominasi indera pendengarannya utk memasukkan informasi yg disebut tipe auditori. Ada jg yg terdominasi indera peraba, pembau, parasa, dan gerak yg disebut tipe kinestetik.

Setiap anak memiliki kekuatan yg berbeda dalam menyerap informasi. Setiap anak menggunakan kekuatan yg berbeda utk menyerap materi pelajaran. Ada yg kuat menyerap materi pelajaran melalui mata yg disebut pelajar tipe visual. Ada yg kuat menyerap materi pelajaran melalui pendengaran yg disebut pelajar tipe auditori. Ada yg kuat menyerap materi pelajaran melalui sentuhan-bau-rasa-gerak yg disebut pelajar tipe kinestetik.

Ketika guru atau orgtua mengajar dg cara yg sesuai dg kekuatan anak, maka anak akan merasa enjoy, fun, dan tidak tertekan. Berpikir visual berarti menggunakan mata sebagai jendela pikiran. Pengalaman diproses melalui penglihatan dan pencitraan visual.

Berikut ciri-ciri pelajar #TipeVisual berdasarkan aktivitas dan karakteristiknya:
1. Mengeja: mengenal kata dg melihat.
2. Membaca: terkadang berhenti membaca utk berimajinasi, bs tekun saat membaca.
3. Tulisan tangan: bagus tidaknya tulisan penting bagi dirinya.
4. Ingatan: mengingat 75% materi pelajaran dg cara melihat dan membaca.
5. Imajinasi: berimajinasi dg baik dpt membayangkan ssuatu dg detail.
6. Kesulitan: umumnya tdk mengenal atau acuh dg suara/bunyi.
7. Komunikasi: tenang, tdk bicara panjang.
8. Penampilan umum: rapi, sangat teliti.
9. Sikap thdp seni: biasanya tdk memiliki minat khusus ke musik, lbh suka seni visual.

Agar efektif dalam belajar, perlu lingkungan belajar yg tenang. Di kelas, lebih baik duduk di depan, jauh dr pintu dan jendela untuk menghindari keributan kecil yg mengganggu belajarnya. Hambatan proses belajar terkadang kehilangan konsentrasi ketika ingin memperhatikan. Lingkungan tidak rapi atau berisik juga bisa mengganggu belajarnya.

Tipe visual dipisah dlm 2 jenis: tipe pelajar visual gambar dan tipe pelajar visual reading.

Anak dg tipe visual gambar menyerap informasi melalui peta, diagram, grafik, simbol2, dll. Sedangkan anak dg tipe visual gambar lbh menyukai gambaran scra keseluruhan drpd detail. Format yg tepat utk anak dg tipe reading melalui daftar kata, judul, kamus, kosa kata, dll. Cara menyerap materi yg bagus bagi anak dg tipe reading antara lain: Menulis, membaca, menulis ulang apa yg dibaca.